Abstract: This study aims to describe the effectiveness of webtoons as a learning medium for classical Bugis literature. The research method used is quantitative with a pretest-posttest control group design model. Trials with a quasi-experimental design produce webtoons as learning media. Based on the results of the effectiveness test, the mean difference in the experimental class and control class was 5.6. After that, a t-test was carried out and a significant value of 0.000 was obtained in all the ability tests that were carried out. The results of the significance test below 0.01 indicate that there is an effect on the experimental class. Thus, it can be concluded that webtoons are effectively used as a medium for learning story texts for class X SMA students.Keyword: learning media, webtoon, I la galigo, fable text Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas webtoon sebagai media pembelajaran sastra Bugis klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model pretest-posttest control group design.Uji coba dengan desain kuasi eksperimen menghasilkan webtoon sebagai media pembelajaran. Berdasaekan hasil uji efektivitas diperoleh selisih rerata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 5,6. Setelah itu, dilakukan uji-t dan diperoleh nilai signifinaski 0,000 pada semua uji kemampuan yang dilakukan. Hasil uji signifikansi di bawah 0,01 menunjukkan bahwa adanya pengaruh terhadap kelas eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpilkan bahwa webtoon efektif digunakan sebagai media pembelajaran teks hikayat pada siswa kelas X SMA.Kata kunci: media pembelajaran, webtoon, I la galigo, teks hikayat
Copyrights © 2025