Kelurahan Keputih, Surabaya, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekowisata mangrove yang didukung oleh ketersediaan sumber daya perikanan lokal, khususnya ikan bandeng. Namun, pemanfaatan hasil bandeng masih didominasi penjualan bahan mentah dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi ibu-ibu PKK melalui pelatihan pengolahan ikan bandeng menjadi produk inovatif berupa siomay bandeng saus hitam. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif yang meliputi tahap pra-survey, persiapan resep, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan di Laboratorium Pariwisata Universitas Ciputra dengan melibatkan 15 peserta. Evaluasi dilakukan melalui uji organoleptik dan kuesioner untuk mengukur efektivitas pelatihan dan potensi peluang usaha. Hasil menunjukkan bahwa produk siomay bandeng memperoleh respons positif dari peserta, terutama pada aspek aroma, rasa, dan tekstur. Mayoritas peserta menilai resep mudah dipelajari, bahan baku mudah diperoleh, serta produk berpotensi dikembangkan sebagai usaha berbasis frozen food. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha peserta. Pelatihan ini berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi lokal, serta mendukung keberlanjutan ekowisata mangrove di Kelurahan Keputih, sejalan dengan pencapaian SDGs tujuan ke-8.
Copyrights © 2026