Perkembangan teknologi finansial (fintech) mendorong meningkatnya penggunaan layanan PayLater di kalangan mahasiswa. Kemudahan dan fleksibilitas pembayaran yang ditawarkan PayLater dapat memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, baik dari sisi literasi keuangan, gaya hidup konsumtif, maupun faktor psikologis Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup konsumtif, dan FOMO terhadap minat penggunaan PayLater di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 83 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi keuangan dan gaya hidup konsumtif berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan Paylater. Sementara itu, FOMO tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan PayLater. Nilai koefisien determinasi menunjukan bahwa 26,7% minat penggunaan PayLater dapat dijelaskan oleh model penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.
Copyrights © 2026