Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penilaian kinerja keuangan dalam menentukan tingkat kesehatan dan keberlanjutan operasional Koperasi Konsumen Primer Kesehatan Daerah (KKPKD) Kecamatan Limboto. Permasalahan utama yang dikaji ialah bagaimana kinerja keuangan koperasi ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, dan aktivitas selama periode 2020–2024, serta apakah kinerja tersebut memenuhi standar koperasi sehat berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 20/Per/M.KUKM/I/2008. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, menjaga stabilitas struktur permodalan, menghasilkan laba, dan mengelola piutang anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian berupa seluruh laporan keuangan tahunan KKPKD, sedangkan sampel ditetapkan secara purposive sampling, yaitu lima laporan keuangan tahun 2020–2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, mencakup neraca dan laporan laba rugi koperasi. Instrumen penelitian berupa lembar perhitungan rasio keuangan. Teknik analisis data meliputi analisis rasio keuangan (Current Ratio, Debt to Asset Ratio, Return on Assets, Receivable Turnover), analisis statistik deskriptif, serta uji t satu sampel untuk menguji signifikansi perbedaan rasio koperasi terhadap standar ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas KKPKD berada pada kategori sehat selama lima tahun. Namun, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas konsisten berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Hasil uji t mengonfirmasi bahwa ROA secara signifikan berada di bawah standar minimal, sedangkan CR dan DAR sesuai dengan standar rasio ideal koperasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kinerja keuangan KKPKD kuat dari sisi likuiditas dan struktur permodalan, tetapi lemah dalam menghasilkan laba dan mengelola piutang. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi aset produktif, serta penguatan manajemen piutang untuk mendorong perbaikan rentabilitas.
Copyrights © 2026