Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan pola pikir, persepsi, emosi, dan perilaku sehingga dapat menurunkan fungsi sosial individu. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien skizofrenia adalah risiko perilaku kekerasan akibat ketidakmampuan mengontrol emosi dan impuls. Kondisi ini dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitar sehingga memerlukan penanganan keperawatan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan serta mengevaluasi efektivitas intervensi keperawatan dalam meningkatkan kontrol diri pasien. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan jiwa pada satu pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Asuhan keperawatan dilaksanakan melalui tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kontrol diri pasien setelah diberikan intervensi selama tiga hari. Pasien lebih mampu mengendalikan emosi, mengurangi perilaku agresif, serta berkomunikasi lebih tenang dan asertif. Intervensi keperawatan yang terstruktur efektif membantu menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia.
Copyrights © 2026