Stunting merupakan masalah gizi kronis yang tidak hanya berdampak pada gangguan pertumbuhan anak, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko penyakit metabolik pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara stunting pada masa anak dengan risiko Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) berdasarkan konsep Developmental Origins of Health and Disease (DOHaD). Penelitian menggunakan metode systematic review terhadap 21 artikel nasional dan internasional yang relevan, kemudian dilakukan analisis kritis dan sintesis naratif untuk mengidentifikasi keterkaitan epidemiologis, mekanisme biologis, dan perubahan metabolik jangka panjang. Hasil kajian menunjukkan adanya hubungan yang konsisten antara riwayat stunting dengan peningkatan risiko T2DM dan gangguan kardiometabolik pada usia dewasa. Individu dengan riwayat stunting mengalami gangguan homeostasis glukosa, penurunan fungsi sel beta pankreas, perubahan sensitivitas insulin, peningkatan lemak abdominal, dislipidemia, hipertensi, serta catch-up growth berlebihan. Berdasarkan konsep DOHaD, malnutrisi selama 1000 hari pertama kehidupan dapat menyebabkan metabolic programming permanen yang meningkatkan kerentanan terhadap penyakit metabolik di kemudian hari.
Copyrights © 2026