Penelitian ini membahas model segmentasi dan positioning dakwah digital yang dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam upaya memperkuat literasi ekonomi Islam di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dakwah dari metode konvensional menuju platform digital yang lebih interaktif, adaptif, dan luas jangkauannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam strategi komunikasi dakwah digital PBNU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi audiens dilakukan secara komprehensif berdasarkan aspek demografis, psikografis, dan perilaku digital, sehingga pesan dakwah dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok. Sementara itu, positioning dakwah digital PBNU dibangun sebagai gerakan yang moderat, inklusif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan ekonomi umat. Melalui pemanfaatan berbagai platform digital, konten dakwah tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dalam bentuk edukasi ekonomi syariah, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan berbasis Islam. Model segmentasi dan positioning yang tepat dalam dakwah digital terbukti mampu meningkatkan literasi ekonomi Islam, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan di era media sosial.
Copyrights © 2026