Hari Risky Syahputra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Takaful Batasan Gharar dalam Asuransi Syariah: Analisis Fiqh Klasik dan Model Takaful Kontemporer Hari Risky Syahputra; Muhamad Zen
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.28807

Abstract

Gharar is a concept that should be avoided due to the uncertainty inherent in financial transactions according to Islamic law. In conventional insurance practices, the element of gharar is considered quite dominant, especially in terms of uncertainty in a contract. This study aims to analyze the limitations of gharar based on the perspective of classical Islamic jurisprudence and how the principles of the takaful model become a form of contemporary insurance. This study uses a qualitative method with a comparative descriptive analysis approach to classical Islamic jurisprudence literature on takaful practices. The results of this study indicate that gharar fahisy (severe) is strictly prohibited, while gharar light (Yasir) can be tolerated in contracts (tabarru) and with the application of the principles of transparency, fairness, and separation of participant and manager funds. This study concludes that Islamic insurance, through the takaful system, has succeeded in significantly minimizing gharar in accordance with Islamic jurisprudence, thus becoming an ethical and Sharia-compliant financial solution.
Model Segmentasi dan Positioning Dakwah Digital PBNU dalam Penguatan Literasi Ekonomi Umat Islam Hari Risky Syahputra; Muhamad Zen; Fatmawati
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i2.31235

Abstract

Penelitian ini membahas model segmentasi dan positioning dakwah digital yang dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam upaya memperkuat literasi ekonomi Islam di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dakwah dari metode konvensional menuju platform digital yang lebih interaktif, adaptif, dan luas jangkauannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam strategi komunikasi dakwah digital PBNU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi audiens dilakukan secara komprehensif berdasarkan aspek demografis, psikografis, dan perilaku digital, sehingga pesan dakwah dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok. Sementara itu, positioning dakwah digital PBNU dibangun sebagai gerakan yang moderat, inklusif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan ekonomi umat. Melalui pemanfaatan berbagai platform digital, konten dakwah tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dalam bentuk edukasi ekonomi syariah, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan berbasis Islam. Model segmentasi dan positioning yang tepat dalam dakwah digital terbukti mampu meningkatkan literasi ekonomi Islam, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan di era media sosial.