Pengambilan sampah di sungai secara otomatis masih mengalami kendala berupa ketidakstabilan sistem deteksi sampah yang diakibatkan oleh faktor-faktor lingkungan, terutama pada saat sensor bekerja pada kondisi air sungai yang beriak. Beberapa penelitiansebelumnya telah menghasilkan alat pengambil sampah otomatis di sungai berbasis Arduino maupun IoT dengan memanfaatkan sensor-sensor jarak, seperti sensor ultrasonik HC-SR04 dan sensor inframerah E18-D80NK, tetapi penelitian sebelumnya tersebut belum melibatkan faktor-faktor lingkungan seperti riak air sungai yang diakibatkan suhu sungai, kelembapan dan kecepatan angin pada permukaan sungai yang bisa mempengaruhi sensitivitas sensor. Oleh karena itu, penelitian ini akan menguji sensor jarak yang digunakan pada alat pengambil sampah otomatis di sungai pada penelitian sebelumnya, yaitu sensor ultrasonik HC-SR04 dan sensor inframerah E18-D80NK dengan memperhatikan riak air sungai yang diakibatkan suhu, kelembapan dan kecepatan angin pada permukaan sungai yang bisa mempengaruhi sensitivitas sensor-sensor jarak dan menimbulkan kesalahan pembacaan pada sensor-sensor tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa semakin besar riak air sungai, semakin tinggi nilai error sensor. Sensor ultrasonik HC-SR04 mencatat error hingga 19,03%, sedangkan sensor inframerah E18-D80NK mencatat error hingga 19,29%.
Copyrights © 2026