Kerusakan lingkungan hidup menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi masyarakat modern saat ini. Rendahnya kesadaran ekologis generasi muda menyebabkan meningkatnya berbagai persoalan lingkungan seperti banjir, pencemaran, dan kerusakan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran ekoteologi peserta didik di SMAN 1 Muara Bengkal dan SMAN 1 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, teladan, fasilitator, mediator budaya, pembimbing, dan penggerak komunitas sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan peserta didik. Implementasi pendidikan berbasis ekoteologi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan pelestarian budaya lokal. Faktor pendukung penelitian meliputi dukungan sekolah, budaya religius, dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, dan pengaruh budaya konsumtif pada peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam berbasis ekoteologi sebagai upaya membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan peduli lingkungan.
Copyrights © 2026