Masyarakat Kampung Tugu memiliki potensi hasil pertanian yang besar, namun harga komoditas sayur kailan yang fluktuatif menjadi tantangan serius bagi petani. Penelitian ini menjelaskan tentang produk kailan krispi dapat memberdayakan ekonomi masyarakat dibanding dengan menjual mentah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action and Learning System ( PALS ), yaitu partisipasi aktif dari masyarakat. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa ada kenaikan nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat khususnya petani jika mengolah kailan mentah menjadi produk kailan krispi, selain itu opsi ini dapat mencegah kerugian dari sayur yang busuk pasca panen.
Copyrights © 2024