Permasalahan serangan hama burung pada tanaman padi di Desa Windujaya menjadi tantangan serius bagi para petani karena menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini menerapkan alat pengusir hama burung berbasis Internet of Things (IoT) yang diberi nama Bird Exterm, dilengkapi dengan sumber energi dari panel surya dan sistem pengawasan real-time. Alat ini dirancang untuk bekerja secara otomatis mendeteksi keberadaan burung dan menghasilkan suara pengusir hama secara responsif, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada metode tradisional. Penggunaan tenaga matahari memungkinkan alat beroperasi secara mandiri dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sido Urip di Desa Windujaya, Kabupaten Banyumas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alat ini mampu meningkatkan efektivitas perlindungan tanaman dan memberikan pemahaman baru kepada petani tentang penerapan teknologi tepat guna di bidang pertanian.
Copyrights © 2025