Parental empowerment in early childhood care via the smart hat innovation in Gembong Sukatani, Banten This study aims to empower parents in toddler caregiving through the implementation of the smart hat technological innovation in Kampung Gembong Sukatani, Banten. Developed to address the low quality of childcare stemming from limited time, knowledge, and digital literacy, the smart hat is an Internet of Things (IoT)-based device equipped with a body-temperature sensor, camera, and real-time notification system to help parents remotely monitor their children’s condition. The study employs a Participatory Learning and Action (PLA) approach, engaging the community actively from planning and implementation to evaluation. Findings indicate that the Smart Hat not only enhances parents’ capacity to monitor toddlers’ health and safety but also fosters collective awareness of the importance of technology-supported caregiving. The program promotes digital parenting and strengthens social solidarity at the community level. Despite challenges such as limited digital literacy and internet access, the initiative successfully increases community capacity and self-reliance in applying simple technologies for safer and more effective childcare. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua dalam pengasuhan balita melalui penerapan inovasi teknologi smart hat di Kampung Gembong Sukatani, Banten. Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi terhadap permasalahan rendahnya kualitas pengasuhan anak akibat keterbatasan waktu, pengetahuan, dan literasi digital masyarakat. Smart Hat merupakan perangkat berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor suhu tubuh, kamera, serta sistem notifikasi real-time untuk membantu orang tua memantau kondisi anak dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smart hat tidak hanya meningkatkan kemampuan orang tua dalam memantau kesehatan dan keamanan balita, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pengasuhan berbasis teknologi. Program ini mendorong terciptanya digital parenting serta memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan literasi digital dan akses internet, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan teknologi sederhana untuk pengasuhan anak yang lebih aman dan efektif.
Copyrights © 2025