Dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan, maka membangun brand image merupakan salah satu strategi yang digunakan lembaga pendidikan untuk menyikapi semakin kompetitifnya persaingan dalam upaya merekrut siswa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian jenis kualitatif yang dilakukan di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri dengan hasil bahwa upaya kepala madrasah dalam mensosialisasikan perubahan nama madrasah di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri dilakukan dengan berbagai macam diantaranya melalui media cetak dan media elektronik dan sosialisasi juga pertemuan dengan wali murid untuk berinteraksi, serta dengan berbagai pihak di berbagai macam forum. Dengan meningkatkan mutu dan kualitas madrasah dalam bidang ademik dan non akademik tidak merubah pandangan stakeholder terhadap perubahan nama madrasah. Implikasi perubahan nama madrasah terhadap input siswa di MAN 1 Kota dan MAN 2 Kediri selalu meningkat. Dampak positif implikasi perubahan nama madrasah di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri sama yaitu memudahkan administrasi madrasah untuk beberapa tahun kedepan karena nama madrasah yang ada di Indonesia sekarang belum urut sesuai dengan wilayahnya dan dampak positif atas perubahan nama madrasah memiliki ciri khas tersendiri dalam membentuk image masyarakat terhadap madrasah seperti halnya progam keterampilan yang ada di MAN 1 Kota Kediri dan program asrama dan pendidikan karakter yang ada di MAN 2 Kota Kediri. Sedangkan dampak negatif pada perubahan nama madrasah di MAN 1 tidak merasa kehilang nama MAN 2 dikarenakan adanya perubahan nama MAN 1 memberikan warna dan semngat yang baru bagi madrash, sedangkan di MAN 2 merasa kehilangan nama MAN 3 dikarenakan nama madrasah yang MAN 3 tersebut sudah branded dan sudah sangat melekat dan berkesan bagi siswa bahkan alumni dari madrasah.
Copyrights © 2024