cover
Contact Name
Roichatul Mabruroh, S.Pd., M.Pd
Contact Email
roichatulmabruroh03@gmail.com
Phone
+6287754239829
Journal Mail Official
roichatulmabruroh03@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 16, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur 66137.
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Prophetik : Jurnal Kajian Keislaman
ISSN : 29879086     EISSN : 29869323     DOI : https://doi.org/10.26533
Core Subject :
Jurnal Kajian Keislaman adalah Jurnal dengan dua jenis; penelitian dan ide konseptual. Penelitian ini terdiri dari laporan ilmiah yang meningkatkan pengetahuan tentang studi Islam dari enam topik. Ini dapat mencakup artikel yang melaporkan hasil studi penelitian kuantitatif atau kualitatif. Gagasan konseptual menerbitkan artikel-artikel yang secara konseptual relevan dengan kajian Islam sesuai dengan teori, model, atau posisi filosofis yang ada dalam kajian Islam tersebut.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH MUSLIM SEBAGAI MANAJER DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NUR YANAH
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2589

Abstract

Menjadi kepala sekolah muslim yang tugasnya sebagai manajer memang memiliki kewajiban untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan terhadap apa yang telah diprogamkan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di MAN 1 Blitar dan SMKN 1 Blitar dengan menggunakan rancangan studi multi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada situs I di MAN 1 Blitar dan SMKN 1 Blitar maka hasil penelitian lintas situs adalah (1) kepala sekolah mengelola sumber daya manusia untuk pendidik dan tenaga kependidikan adalah mengadakan dan mengirimkan pendidik mengikuti workshop, diklat, seminar, pelatihan KTI, MGMP, mengadakan kelas khusus dengan perusahaan atau industri, melakukan pemantauan setiap kinerja pendidik, melakukan pemantauan setiap kinerja pendidik melalui supervisi. evaluasi terhadap kinerja pendidik. melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi. Untuk sisswa adalah Mengadakan berbagai ekstra kurikuler, mengadakan diklat, menyisipkan nilai-nilai agama dan moral pada setiap pelajaran, bimbingan kerja, mengikutkan siswa di berbagai perlombaan, mengadakan bimbingan kerja. Kemudian untuk sumber daya non manusia adalah melakukan perencanaan pengadaan sarana dan prasarana, memantau penggunaan sarana dan prasarana selama digunakan, dan menganggarkan biaya untuk perawatan dan perbaikan jika ada sarana dan prasarana rusak. (2) kepala sekolah mengelola pelaksanaan progam kerja adalah Kepala sekolah mengelola progam kerja yang pertama dilakukan adalah Setiap awal tahun kepala sekolah mengundang semua warga sekolah bersama-sama menyusun progam kerja sekolah yang didalamnya berisi tentang langkah-langkah yang harus dilakukan selamajangka yang telah disepakati bersama, Kepala sekolah memantau pelaksanaan progam kerja, Kepala sekolah mensupervisi pelaksanaan progam kerja, Kepala sekolah mengevaluasi pelaksanaan progam kerja , Kepala sekolah mengambil tindakan progam apa yang harus dibenahi, dikurangi, dan diperbaiki untuk menyusun progam kerja selanjutnya. (3) kepala sekolah mengelola kurikulum adalah melakukan pengembangan kurikulum, melakukan supervisi kurikulum yang sudah berjalan, dan mengambil tindak lanjut dari hasil kurikulum sebagai sarana perbaikan. Untuk pembejaran kepala sekolah melakukan supervisi proses pembelajaran, evaluasi proses pembelajaran, dan tindak lanjut terhadap proses pembelajaran sebagai perbaikan jika ada proses pembelajaran yang kurang sesuai. (4) kepala sekolah mengelola dapodik dan emis adalah pengadaan kedua aplikasi tersebut, pemantauan pengerjaan kedua aplikasi tersebut, tertib pengerjaan kedua aplikasi tersebut, dan melakukan tindak lanjut terhadap pengerjaan kedua aplikasi tersebut. dan unt E-learning, kepala sekolah memfasilitasi E-learning, supervisi penggunaan E-Learning, evaluasi penggunaan ELearning, dan mengambil tindak lanjut penggunaan E-Leraning sebagai perbaikan.
STATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN CITRA MADRASAH DENGAN MENGAITKAN NILAI KEISLAMAN DI MTS NEGERI 2 NGANJUK Mohamad Sodik; Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui citra MTs Negeri 2 Nganjuk dan upaya kepala sekolah MTs Negeri 2 Nganjuk untuk meningkatkan citra sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumenter. Analisis data dengan reduksi data kemudian display data/menjelaskan data dengan singkat, kemudian penarikan kesimpulan. Uji keabsahan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan Triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah citra MTs Negeri 2 nganjuk dalam kondisi baik. Kepala sekolah selalu di tuntut untuk meningkatkan serta mengembangkan kualitas mutu dan citra sekolahnya, mengingat pentingnya citra sekolah akan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat secara signifikan terhadap suatu lembaga pendidikan. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan citra sekolahnya yang di antaranya adalah dengan meningkatkan pemasaran dan humas sekolah tersebut. Dalam hadits Bukhari disebutkan bahwa hubungan atau silaturrahmi sangatlah penting untuk memperarat persaudaraan dalam pembentukan relasi.
IMPLEMENTASI STRATEGI BENCHMARKING DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Laela Fitriana
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2592

Abstract

Dewasa ini lembaga pendidikan Islam sudah banyak diburu oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu sangat perlu bagi lembaga pendidikan islam melakukan terobosan – terobosan yang mampu meningkatkat branding serta mutu dari lembanya tersebut. Di sisi lain muncul juga kekawatiran bahwa lembaga pendidikan Islam yang tidak mampu merespon kebutuhan masyarakat akan kehilangan kepercayaan bagi costumer. Perlu diketahui bahwa lingkungan yang ada sesungguhnya selalu bergerak, berubah, dan membawa pengaruh yang sangat besar bagi lembaga pendidikan. Perubahan inilah yang seharusnya diantisipasi oleh lembaga pendidikan dengan mempersiapkan strategi yang berorientasi pada peningkatan mutu dan kinerja lembaganya, sehingga diharapkan sebuah lembaga mampu mempertahankan eksistensi dan mampu meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Formulasi benchmarking dalam meningkatkan kinerja di lembaga pendidikan Islam dilakukan secara komprehensif melalui: a) penyesuaian visi, misi, dan tujuan sekolah, b) analisis lingkungan strategis, c) menentukan topic benchmarking, d) menentukan lembaga unggul tujuan benchmarking, dan e) membentuk tim benchmarking. (2) Pelaksanaan studi benchmarking di lembaga tujuan menggunakan metode wawancara/diskusi, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data hasil studi benchmarking tersebut selanjutnya diadaptasi dan diseleksi dengan mempertimbangkan beberapa faktor, di antaranya; culture, kapasitas sumber daya manusia dan budgeting dengan berpegang pada prinsip “Tetap memelihara hal hal yang lama yang baik dan mengambil hal-hal yang baru yang lebih baik” (Al – muhafadhotu alal qodim as – shaleh, wal akhdzu bil jadid al - ashlah). (3) Pengendalian benchmarking dalam meningkatkan kinerja di lembaga pendidikan Islam dilakukan melalui komunikasi yang intens antara pimpinan, bawahan, dan seluruh stakeholders pendidikan dapat menjadikan penerapan strategi lebih efektif, karena mampu mendeteksi sedini mungkin berbagai kendala yang dihadapi para bawahan.
Optimalisasi Modal Sosial Berwawasan Keislaman Melalui Pengembangan Entrepreneurship Pada Masyarakat Miskin Perkebunan Kopi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Kebun Gunung Pasang Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Winang Surya Utama
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis modal sosial yang ada di perkebunan kopi PDP Kaliklepuh/ Kahyangan Gunung Pasang Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Setelah diketahui modal sosial tersebut, maka modal sosial yang ada di perkebunan tersebut dikembangkan melalui entrepreneurship. Modal sosial yang ada di perkebunan kopi PDP Kaliklepuh/ Kahyangan Gunung Pasang Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember ini nantinya akan dilihat poetensi yang paling besar untuk dioptimalkan melalui modal sosial tersebut dengan tujan untuk mensejahterakan masyarakat miskin yang ada di perkebunan tersebut.
DAKWAH DZIKRUL GHOFILIN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL KHODAMUL AL- QUR’AN KREMI MAJELIS AHAD WAGE PACE NGANJUK Winarto Winarto; Evi Rofiqotus Sholihah; Eko Bagus Wahyudi
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2594

Abstract

Rendahnya kecerdasan emosional pada pemuda saa ini memunculkan berbagai masalah kepemudaan. Sehingga pemuda berpandangan bahwa kegiatan dzikir adalah hanya sekedar amalan vertical saja berhubungan pada ilahi atau semata- mata pada Allah yang tidak berdampak pada perkembangan kepribadian personal pemoda. Sebenarnya pada masa ini pemuda membutuhkan stabilisioner emosi sehingga pemuda mampu mengendalkian diri. Khodamu Al-Qur’an Kremi merupakan pengurus jamaah semaan alQuran yang sebagian besar adalah usia remaja dan pemuda. Melalui kegiatan dzikrul ghofilin, diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan emosional khodamu Al-Qur’an Kremi. Penelitian ini untuk menungkap pengorganisasian kegiatan, kecerdasan emosional, serta dampak dzikrul ghofilin dalam mengembangkan kecerdasan emosional khodamu Al-Qur’an Kremi di majelis Sema’an Al-Qur’an dan dzikrul ghofilin Ahad Wage Pace Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (field research) dengan pendekatan penelitian campuran (mixed methodology), variabel penelitian tunggal. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder Khodamu Al-Qur’an Kremi, dokumentasi serta arsip arsip. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik (deduksi) kualitatif dan rumus statistik persentase dengan mengkonsultasikan pada kriteria Interpelasi (Kuantitatif). Hasil Temuan penelitian menunjukkan Kegiatan Dzikrul Ghofilin dilaksanakan setelah jamaah sholat Maghrib dengan lebih dari 1000 jamaah. Tingkat Kecerdasan Emosional khodamu alQur’an Kremi adalah tinggi. Dzikrul Ghofilin mampu menjadikan hati pemuda tenang, sehingga menguatkan sifat kesabaran dan puncaknya emosi menjadi stabil. Dengan emosi yang stabil hubungan dengan sesama menjadi lebih baik. Dengan istiqomah mengamalkan Dzikrul Ghofilin membentuk pengendalian diri yang kokoh, penguasaan emosi yang kuat disaat tingginya tuntutan hidup.
AKSARA JAWA PEGON SEBAGAI PENGANTAR DI PESANTREN JAWA (ANALISIS OTORITAS KHARISMATIK MENURUT MAX WEBER) Fahrijal Nurrohman
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.2947

Abstract

Bahasa merupakan penjelmaan pikiran dan perasaan sebagai wujud dari budi manusia. Oleh karena bahasa merupakan perwujudan budi manusia, maka bahasa bukanlah semata-mata struktur gramatika yang hanya berisi aspek bunyi, kata, dan kalimat, melainkan bahasa merupakan cermin yang selengkap-lengkapnya dan sesempurnanya dari kebudayaanDalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis otoritas karismatik menurut Max Weber. Pendekatan analisis otoritas karismatik sering digunakan dalam penelitian di bidang antropologi budayaAksara Jawa Pegon memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya dari aksara Jawa lainnya, diantaranya: (1) Aksesibilitas, (2) Fleksibilitas, (3) Representasi fonetik yang akurat, (4) Penggunaan dalam konteks agamaDalam konteks pesantren Jawa, aksara Jawa Pegon dapat menjadi alat untuk menyampaikan ajaran agama, tradisi, dan nilai-nilai budaya kepada para santri. Pemimpin pesantren yang mampu menguasai aksara Jawa Pegon dan menggunakannya dengan baik dapat membangun koneksi emosional dan spiritual dengan para santri, serta memperkuat hubungan guru-murid yang khas dalam pesantren.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MEMILIH ASURANSI SYARIAH Dwi Wahyu Ningtyas
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.3227

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkembangnya lembaga asuransi, baik asuransi konvensional maupun asuransi syariah. Oleh sebab itu peneliti tertarik untuk mengangkat permasalahan tentang bauran pemasaran terhadap keputusan nasabah memilih Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan bauran pemasaran terhadap keputusan nasabah memilih Asuransi Syariah yang dilakukan penelitian pada Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah tabungan hari tua dan mitra iqra plus di Asuransi Syariah AJB Bumiputera 1912 yang berjumlah 3.120 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Sampel penelitiannya yaitu 97 responden. Tahap selanjutnya data kuesioner dianalisis dengan regresi linier berganda yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-data yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: Y = 4,546 + 0,214 (X1) + 0,357 (X2) + 0,115 (X3) + 0,071 (X4)
HUBUNGAN IMAGE SEKOLAH TERHADAP MINAT SISWA UNTUK MASUK DI MTs. NEGERI 2 NGANJUK Mohamad Sodik
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.3228

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui image/citra MTs Negeri 2 Nganjuk dan hubungan image/citra sekolah terhadap minat siswa untuk masuk di MTs negeri 2 Nganjuk. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 2 Nganjuk, pengumpulan data dengan menggunakan metode angket, analisis penelitian dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah image/citra sekolah di MTs Negeri 2 Nganjuk masuk dalam kategori sangat baik, dengan means/nilai rata-rata 81,18, minat siswa didapatkan means/rata-rata sebesar 60,35, dan terdapat pengaruh signifikan antara antara variabel image sekolah terhadap minat siswa sebesar 24,1%, dengan persamaan regresinya adalah Y = 30,999 + 0,362.X, dengan nilai (7.229) > (0,05:165) = 1,980 dan sig 0,00 ≤ Alpha (0,05).
EVALUASI SUPERVISI CIPP DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN I KEDIRI Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.3229

Abstract

Istilah evaluasi itu menunjuk kepada suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Untuk meningkatkan proses belajar mengajar menjadi lebih baik, maka dengan memberikan evaluasi kepada pendidik maupun tenaga kependidikan menjadi hal yang wajib dilaksanakan oleh kepala sekolah. Dengan demikian Classroom Visitation menjadi langkah utama dalam menjalankan program supervisi. Stufflebeam (1993:118) menawarkan konsep evaluasi model CIPP. Metode penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah evaluasi konteks yang meliputi pedoman program supervisi, tujuan program supervisi, sasaran serta evaluasi masukan untuk rencana program supervisi, sarpras, anggaran biaya dan mekanisme supervisi classroom visitation berjalan dengan baik, evaluasi proses yang meliputi pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut perlu direncanakan dengan lebih baik lagi dan evaluasi produk tentang hasil program supervisi, tingkat keberhasilan program supervisi, tindak lanjut hasil supervisi secara umum berjalan dengan baik. Kegiatan supervisi classroom visitation ini dapat meningkatkan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di dalam kelas sehingga diharapkan bisa mencapai tujuan pembelajaran yang optimal dengan kinerja guru yang meningkat dan prestasi siswa menjadi meningkat pula.
Pengembangan Program Pemasaran Pendidikan Islam Winarto; Evi Rofiqotus Sholihah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.3232

Abstract

Today the world has entered the globalization so the impact on climate change that is competitive on all fronts. Globalization is a form of this power triggers changes in all segments of life. So what happens is that increased competition is high in all areas, including in education. This dynamic climate, it is difficult for the organization to survive well include menggembangkan themselves and meet the rapidly changing demands of customers. This condition also applies to all organizations that are profit or non-profit. This also applies to education, even though education is not included in the profit agency, but its management can not be done traditionally but require special ability that educational output has high competitiveness to compete in the global market. These go a paradigm shift in looking at education at first level only seen in the social aspect but more than that more education on corporete. This means that educational institutions be understood as the production of educational services that its output will be purchased by consumers. Then the educational institutions should be able to market their products in order to buy the market, of course, that in the interest of the market, the quality should be able to meet and satisfy the consumer market, so that products sold on the market.