Konselor Bimbingan Konseling Islam (BKI) memiliki peran penting dalam menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini. Akhlakul karimah adalah sifat, sikap, dan perilaku terpuji sesuai ajaran Islam dan norma kemanusiaan. Penanaman akhlak mulia sejak dini merupakan fondasi penting untuk membentuk karakter anak pada "masa keemasan" (golden age) di mana perkembangan anak sangat pesat dan daya serap terhadap berbagai informasi yang tinggi, sehingga apa yang dipelajari dan dialami anak pada periode ini akan memiliki pengaruh besar terhadap kepribadian mereka di kemudian hari. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai luhur, termasuk akhlakul karimah, sejak dini menjadi investasi jangka panjang yang tak ternilai. BKI menjadi pendekatan relevan yang mengintegrasikan psikologi modern dengan nilai Islam untuk mengembangkan potensi fitrah anak, kepribadian seimbang, dan spiritualitas. Konselor BKI berperan sentral dalam memfasilitasi internalisasi nilai ini. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan siklus interaktif (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan) dan triangulasi data untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan peran konselor Bimbingan Islam dalam menanamkan akhlakul karimah yaitu: sebagai pembimbing, sebagai suri tauladan, menanamkan sikap murah hati, serta menerapkan metode pembiasaan. Pembiasaan ini membentuk kebiasaan baik, nilai positif, dan perilaku yang diharapkan secara konsisten agar terbentuk fondasi yang kokoh bagi perkembangan anak di masa depan.
Copyrights © 2025