Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pengajaran menulis kreatif di sekolah menengah dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi, kreativitas, dan pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan telaah pustaka dari berbagai penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi metakognitif mampu melatih siswa merencanakan dan mengevaluasi tulisan secara lebih sistematis. Pendekatan berbasis digital, seperti pembelajaran drama dan e-modul, meningkatkan motivasi serta partisipasi aktif siswa, sedangkan media visual memperkaya imajinasi sekaligus mendorong kreativitas. Penggunaan karya sastra, baik puisi maupun teks lokal, turut mengembangkan empati, estetika, serta identitas budaya siswa. Sementara itu, pendekatan process writing menegaskan pentingnya tahapan perencanaan, drafting, revisi, dan publikasi untuk menghasilkan karya yang lebih berkualitas. Dengan demikian, strategi pengajaran menulis kreatif yang integratif, kontekstual, dan berkelanjutan diperlukan untuk membentuk siswa yang literat, kritis, kreatif, dan berkarakter.
Copyrights © 2025