Globalisasi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk bahasa lokal. Fenomena ini membawa dampak ganda: di satu sisi mendorong dominasi bahasa internasional yang dapat mengurangi penggunaan bahasa daerah, di sisi lain membuka peluang inovasi dan pelestarian melalui teknologi dan kesadaran budaya. Artikel ini membahas pengaruh globalisasi terhadap keberlangsungan bahasa lokal di Indonesia, dengan menyoroti tantangan seperti penurunan penggunaan, serapan kata asing, dan perubahan struktur pembelajaran, serta peluang seperti revitalisasi sastra, kesadaran pelestarian, dan pemanfaatan teknologi digital. Strategi pelestarian meliputi kebijakan pendidikan multibahasa, dukungan pemerintah dan komunitas, serta kolaborasi akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa globalisasi tidak hanya menjadi ancaman, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat identitas budaya melalui bahasa lokal.
Copyrights © 2025