Surabaya, sebagai kota metropolitan terbesar di Jawa Timur, mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan semakin meningkatnya populasi penduduk. Pertumbuhan pesat ini menyebabkan masalah dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, khususnya dalam hal transportasi. Salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah adalah pembangunan terminal tipe B di kawasan Lakarsantri untuk mendukung mobilitas masyarakat dan sistem transportasi antar kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tiga lokasi potensial untuk pembangunan terminal tipe B di Sub Unit Pengembangan (Sub UP) X-C, Blok X-C1, yang terletak di Jl. Raya Randegansari, Jl. Raya Menganti 169-187, dan Jl. Raya Menganti No.65. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi aksesibilitas, jaringan trayek, ketersediaan lahan, serta potensi risiko bencana alam dan dampak lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis skoring, dengan menghitung jarak dan relevansi setiap kriteria untuk menentukan kelayakan lokasi tapak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tapak 3 di Jl. Raya Menganti No.65 memperoleh skor tertinggi (42/50) karena memiliki aksesibilitas yang sangat baik, infrastruktur yang lengkap, serta risiko bencana alam yang lebih rendah dibandingkan dengan dua tapak lainnya. Berdasarkan hasil analisis ini, Tapak 3 direkomendasikan sebagai lokasi terbaik untuk pembangunan terminal tipe B yang dapat mendukung pengembangan sistem transportasi yang efisien di Surabaya.
Copyrights © 2025