Kesehatan bank sangat diperlukan agar bank tetap beroperasi, dengan bank yang sehat diharapkan perekonomian suatu negara akan stabil. Tujuan dari penelitian ini mengungkapkan tingkat Kesehatan bank dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian Risk Profile berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan dilihat dari proksi NPL bahwa bank di Indonesia cukup baik walaupun terdapat fluktuasi penurunan nilai NPL hal ini disebabkan belum Covid 19. GCG tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Walaupun bank telah melaksanakan peraturan OJk tahun 2015 tentang mekanisme tata Kelola tetapi hal itu tidak dapat menarik pihak investor untuk dapat meningktkan nilai perusahaan. Earning berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Laba perusahaan masih merupakan tolak ukur utama bagi investor dalam meningkatkan harga saham sehingga berdampak meningkatnya nilai perusahaan. Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Modal adalah yang utama bagi perkembangan perusahaan dengan meningkatnya modal usaha maka akan manarik investor yang akan berdampak naiknya nilai perusahaan
Copyrights © 2025