Petani merupakan kelompok dengan risiko tinggi mengalami kanker kulit akibat paparan sinar ultraviolet (UV) dan bahan kimia pertanian. Desa Wongaye Gede, Tabanan, Bali, merupakan wilayah agraris yang belum pernah mendapatkan edukasi khusus terkait bahaya kanker kulit. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai bahaya kanker kulit dan langkah pencegahannya. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menggunakan metode penyuluhan, diskusi interaktif, pembagian leaflet, serta evaluasi melalui kuesioner . Penyuluhan dilaksanakan dengan metode focus group discussion (FGD) untuk identifikasi masalah dan faktor risiko yang dialami oleh mitra, serta pemberian materi tentang bahaya kanker kulit. Sebanyak 25 petani mengikuti kegiatan pada 24 Desember 2024. Data dianalisis secara deskriptif untuk menilai persepsi dan tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan. Sebanyak 20 dari 25 peserta (80%) menilai kegiatan sangat baik, sedangkan 5 peserta (20%) menilai baik. Peserta mengikuti penyuluhan secara aktif melalui sesi tanya jawab. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap bahaya kanker kulit dan pencegahannya. Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan petani mengenai kanker kulit. Disarankan dilakukan edukasi lanjutan dan pemeriksaan dini secara berkala untuk kelompok pekerja lapangan
Copyrights © 2026