Penurunan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam mata pelajaran sains seperti Biologi, menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Salah satu penyebabnya adalah minimnya model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan masalah kontekstual. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi model Problem Based Learning (PBL) dengan prinsip Deep Learning sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai studi empiris dan literatur teoretis yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Artikel yang ditinjau diperoleh dari database seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi yang mencakup penerapan PBL, Deep Learning, atau kombinasi keduanya dalam pendidikan sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PBL dan Deep Learning efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa terdorong untuk membangun pemahaman melalui penyelidikan aktif, diskusi kelompok, dan refleksi mendalam. Selain itu, prinsip Deep Learning membantu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan berkelanjutan. Model ini juga terbukti meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran Biologi.
Copyrights © 2025