Pertumbuhan perangkat Internet of Things (IoT) yang melampaui 18 miliar unit pada 2024 menciptakan tekanan serius terhadap infrastruktur jaringan konvensional yang tidak dirancang untuk mengelola heterogenitas perangkat dalam skala masif. Penelitian ini bertujuan memetakan pola arsitektur jaringan, protokol komunikasi, dan mekanisme keamanan yang digunakan dalam implementasi IoT nyata, menggunakan metode studi literatur sistematis terhadap 25 publikasi dari basis data Scopus dan jurnal nasional terakreditasi (2019–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa arsitektur tiga-lapis (persepsi–jaringan–aplikasi) mendominasi 56% studi, sementara MQTT terbukti sebagai protokol komunikasi paling efisien dengan overhead rendah, dan LoRa mampu menjangkau jarak lebih dari 2 km dengan konsumsi daya di bawah 50 mA. Di sisi keamanan, enkripsi AES-256 diidentifikasi sebagai lapisan kriptografi utama, sedangkan sistem deteksi intrusi berbasis deep learning mencapai akurasi hingga 95% pada dataset benchmark. Penelitian ini memberikan peta arsitektur komprehensif yang dapat menjadi landasan berbasis bukti bagi praktisi dan peneliti dalam merancang solusi IoT yang terukur, aman, dan andal di lingkungan infrastruktur yang kritis dan terhubung luas.
Copyrights © 2024