ABSTRAK Ketika satu koneksi gagal, failover memastikan koneksi selalu tersedia, dan server hotspot dapat mempermudah pelanggan untuk mengakses internet dengan nama pengguna dan kata sandi. Hilangnya koneksi internet, koneksi yang lambat, dan output yang tidak mencukupi untuk bandwidth Anda adalah beberapa masalah umum dengan jaringan internet. Mengelola server hotspot tidak terlalu menjadi masalah bagi banyak sekolah dan perguruan tinggi, karena mereka sering kali hanya menggunakan satu koneksi ISP (penyedia layanan internet). Kekurangan menggunakan ISP single line adalah perkuliahan berbasis blended learning saat ini tidak akan ada lagi jika ISP tersebut mati. Oleh karena itu, Mikrotik RB951Ui dapat melakukan load balancing, failover, dan manajemen server hotspot. Ketika menggunakan metode Per Connection Classifier (PCC) yang dalam penelitian ini berhasil mengatasi permasalahan tersebut, koneksi internet menjadi stabil karena beban dibagi antara kedua ISP, dan ketika internet di salah satu ISP mati, masih ada koneksi lain yang melakukan back up. Selain itu, terdapat sistem manajemen hotspot wifi yang menggunakan username, password, dan pembatasan bandwidth untuk setiap pengguna Kata kunci: Failover, Hostpot, Per Connection Classifier
Copyrights © 2024