Penggunaan multimedia dalam pembelajaran modern memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga dapat menimbulkan kelebihan beban kognitif jika tidak dirancang dengan baik. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Teori Cognitive Load (CLT) dalam desain pembelajaran berbasis multimedia untuk meminimalkan extraneous load dan memaksimalkan germane load. Pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis digunakan dalam penelitian ini, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan pendidik, pengembang konten, dan siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik telah menerapkan beberapa prinsip CLT, seperti segmentasi dan signaling, namun masih terdapat elemen redundansi dan ketidakefisienan dalam desain multimedia. Siswa merespons positif penggunaan multimedia berbasis CLT, dengan peningkatan motivasi, pemahaman konsep, dan retensi informasi. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan pendidik, dan kompleksitas dalam pembuatan konten multimedia berbasis CLT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CLT dalam desain multimedia dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, meskipun diperlukan langkah-langkah seperti pelatihan khusus bagi pendidik dan penyediaan alat pendukung untuk mengatasi kendala implementasi. Dengan penerapan yang tepat, pembelajaran berbasis multimedia berbasis CLT dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
Copyrights © 2025