Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif orang tua dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus dan memahami peran dukungan konseling keluarga dalam proses tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipan terhadap orang tua di Jorong Tompek yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Hasil analisis tematik mengidentifikasi beberapa tema kunci, termasuk tantangan emosional yang dihadapi orang tua, perubahan dinamika keluarga, peran positif dukungan konseling, strategi koping yang dikembangkan, serta harapan dan aspirasi orang tua untuk masa depan anak-anak mereka. Temuan menunjukkan bahwa orang tua mengalami stres dan kecemasan, tetapi dukungan dari konseling keluarga dan anggota keluarga lainnya sangat penting dalam membantu mereka mengatasi tantangan ini. Penelitian ini menekankan perlunya perhatian terhadap kesehatan mental orang tua dan pentingnya menyediakan sumber daya yang memadai untuk mendukung mereka dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program dukungan yang lebih efektif bagi orang tua dan keluarga dengan anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2025