Makalah ini mengevaluasi modernisasi bengkel pelatihan vokasi dengan fokus pada transisi dari sistem manual ke sistem digital. Dengan menganalisis data inventaris di lima sektor teknis meliputi Kereta Api, Percetakan, Sepatu, Furnitur, dan Pengelasan, tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan teknologi dan strategi implementasi yang diperlukan untuk menyelaraskan pendidikan dengan lanskap industri 2025. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa konvergensi otomatisasi perangkat keras dan konektivitas berbasis data mendefinisikan pusat keunggulan modern. Investasi strategis pada stasiun robotik dan sistem terintegrasi awan sangat penting untuk memastikan daya saing global lulusan vokasi.
Copyrights © 2025