Fathan Mubina Dewadi
Politeknik Negeri Jakarta PSDKU Pekalongan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Literature Review Sistem Pemantauan Proses Produksi berbasis IoT pada Industri Tekstil Tradisional: Studi Kasus Potensial pada Batik Ade Suhara; Fathan Mubina Dewadi; Agus Supriyanto; Roban; Decut Della Oganda
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi dalam industri tekstil tradisional, khususnya batik, menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem pemantauan proses produksi berbasis Internet of Things (IoT) dalam industri batik melalui pendekatan studi literatur. Beberapa referensi digunakan untuk menganalisis integrasi teknologi IoT terhadap efisiensi energi, kontrol kualitas, manajemen data produksi, serta aspek keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki potensi besar dalam mendukung otomatisasi pemantauan proses seperti pewarnaan, pengeringan, dan pengendalian suhu serta kelembapan pada proses batik. Namun, implementasinya memerlukan pendekatan desain sistem yang kontekstual dan partisipatif, dengan mempertimbangkan karakteristik budaya, kapasitas teknis pengrajin, dan dukungan dari ekosistem digital lokal. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi transformasi digital yang selaras dengan nilai-nilai tradisional, guna memperkuat daya saing industri batik dalam era Industri 4.0.
Review Implementasi Circular Economy dalam Rantai Pasok Industri Batik: Perspektif Teknik dan Keberlanjutan M Dibyo Setiawana; Cahyo Wibowob; Fathan Mubina Dewadi; Al Fauzid; Muhammad Muryanto; Rohmat
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik sebagai warisan budaya Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk mengulas implementasi circular economy dalam rantai pasok industri batik dari perspektif teknik dan keberlanjutan. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah dan laporan industri yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa prinsip circular economy dapat diterapkan dalam proses produksi batik melalui penggunaan bahan baku ramah lingkungan, daur ulang limbah pewarna, dan efisiensi energi. Selain itu, integrasi teknologi hijau dan strategi digitalisasi dalam distribusi dan pemasaran turut mendukung keberlanjutan rantai pasok. Implementasi model circular supply chain terbukti mampu mengurangi limbah, menekan biaya operasional, serta meningkatkan nilai tambah produk batik. Artikel ini memberikan rekomendasi teknis dan kebijakan untuk mendukung adopsi model circular economy secara menyeluruh di sektor batik nasional.
Studi Literatur Pengembangan Teknologi Pengolahan Limbah Cair Pewarna Batik: Pendekatan Desain Peralatan Ramah Lingkungan Ardhana Putri Farahdiansari; Mohammad Fadli Perdana; Weni Tri Sasmi; Adi Rizky Pratama; Fathan Mubina Dewadi
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik merupakan salah satu sektor budaya yang memiliki kontribusi ekonomi signifikan di Indonesia. Namun, proses pewarnaan batik menghasilkan limbah cair yang mengandung zat kimia berbahaya, sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik. Studi ini bertujuan untuk mengkaji berbagai pendekatan teknologi dalam pengolahan limbah cair batik berbasis prinsip desain peralatan ramah lingkungan. Melalui tinjauan terhadap beberapa literatur terkini, penelitian ini menyoroti inovasi teknologi yang mencakup penggunaan sensor otomatis, sistem kontrol berbasis mikrokontroler (seperti Arduino dan ESP32), serta penerapan media filtrasi lokal seperti arang aktif dan sabut kelapa. Hasil telaah menunjukkan bahwa integrasi teknologi tepat guna dengan desain ergonomis dan keterjangkauan biaya sangat krusial untuk diterapkan oleh pelaku industri kecil dan menengah. Selain itu, strategi kolaboratif antara akademisi, komunitas lokal, dan UMKM menjadi kunci dalam membangun sistem pengolahan limbah yang berkelanjutan dan edukatif. Studi ini merekomendasikan pengembangan desain alat yang responsif terhadap kondisi lingkungan, hemat energi, dan mudah dioperasikan, guna mendukung pelestarian lingkungan sekaligus keberlanjutan industri batik 
Advancements in Artificial Intelligence for Modern Manufacturing Automation: A Comprehensive Review Adinda Sekar Ludwika; Fathan Mubina Dewadi; Damaiyanti Mahulae; Mutia May Nurrahma; Indra Herlambang
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah manufaktur modern dari otomatisasi kaku menjadi sistem otonom yang mampu mengoptimalkan diri. Penelitian ini mengevaluasi dampak teknis dan efisiensi operasional kerangka kerja berbasis AI dalam Industri 4.0. Menggunakan tinjauan sistematis dan analisis kualitatif pada lingkungan industri berkinerja tinggi, penelitian ini menguji sinergi antara pembelajaran mesin, visi komputer, dan robotika tingkat lanjut. Temuan menunjukkan bahwa implementasi AI meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sekitar 35% dan mengurangi waktu henti tidak terencana sebesar 80% melalui pemeliharaan prediktif. Selain itu, kontrol kualitas berbasis AI secara konsisten mengungguli inspeksi manusia dalam mendeteksi cacat skala mikro. Meskipun menghadapi tantangan berupa biaya awal yang tinggi dan kompleksitas teknis, transisi menuju manufaktur cerdas sangat penting untuk daya saing global. Artikel ini memberikan peta jalan komprehensif bagi penelitian masa depan mengenai pabrik pintar yang terkoneksi secara hiper dan ekosistem kolaborasi manusia-mesin. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa AI adalah katalisator utama bagi pertumbuhan industri generasi berikutnya, yang menawarkan peningkatan terukur dalam presisi dan manajemen sumber daya
Literature Review: Facility Layout Optimization and Safety Management in Manufacturing Workshops Arifia Ekayuliana; Fathan Mubina Dewadi; Muhammad Nurul Mustofa; Nadia Dwi Yuningsih; Nurul Tri Mulyani
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan strategis fasilitas produksi dan integrasi protokol keselamatan merupakan faktor penentu kritis bagi efisiensi operasional di bengkel manufaktur, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan tata letak fasilitas yang terdiri dari 57 komponen berbeda, termasuk mesin berat (M1–M7) dan sistem pendukung lainnya. Analisis inventaris situs dan hubungan spasial dilakukan secara sistematis menggunakan kerangka kerja Facility Layout Problem (FLP) dengan membagi bengkel ke dalam klaster fungsional produksi, perakitan, pengawasan, dan logistik guna menilai kedekatan antara meja kerja operator (11–16) dengan unit permesinan inti. Temuan menunjukkan bahwa penempatan terpusat ruang instruktur (R1) dan ruang perencanaan (R3) secara signifikan meningkatkan pengawasan area praktek siswa (D1–Dy), sementara implementasi "Safety Area" yang ditentukan secara efektif memisahkan lalu lintas pejalan kaki dari zona berisiko tinggi seperti mesin press hidrolik (M7) dan stasiun pengelasan (MS). Selain itu, isolasi unit intensif kebisingan seperti ruang kompresor (K1) terbukti menjaga standar ergonomis di zona kontrol (R4) dan administrasi (A). Sebagai simpulan, model tata letak terintegrasi ini menunjukkan sinergi yang berhasil antara kebutuhan produksi skala industri dan kebutuhan pedagogis teknis, memberikan tolok ukur strategis bagi manajemen fasilitas yang berpusat pada keselamatan dan produktivitas.
Strategic Modernization of Vocational Workshop Facilities toward Industry 4.0: A Literature Review Muhamad Emir Purdiatama; Fathan Mubina Dewadi; Muhammad Azmi Raihan; Kharis Fadillah Anwar; Muhamad Siswan Setiadi
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mengevaluasi modernisasi bengkel pelatihan vokasi dengan fokus pada transisi dari sistem manual ke sistem digital. Dengan menganalisis data inventaris di lima sektor teknis meliputi Kereta Api, Percetakan, Sepatu, Furnitur, dan Pengelasan, tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan teknologi dan strategi implementasi yang diperlukan untuk menyelaraskan pendidikan dengan lanskap industri 2025. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa konvergensi otomatisasi perangkat keras dan konektivitas berbasis data mendefinisikan pusat keunggulan modern. Investasi strategis pada stasiun robotik dan sistem terintegrasi awan sangat penting untuk memastikan daya saing global lulusan vokasi.
Upcycling Used Cans A Practical Transformation through Surface Preparation and Aerosol Coating Ibnu Abdul Rosid; Fathan Mubina Dewadi; Adiesa Nugraha Subekti; Muhammad Riziq Rafsyanjani; Ardifan Rizky Amin
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi proses teknis peningkatan nilai guna wadah logam bekas menjadi barang fungsional bernilai tinggi. Dengan menganalisis tahapan penghilangan karat melalui pengamplasan mekanis dan aplikasi aerosol selanjutnya penelitian ini mengidentifikasi parameter kritis untuk memastikan adhesi permukaan dan ketahanan korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan permukaan yang sistematis memperpanjang siklus hidup material dari limbah rumah tangga secara signifikan. Investigasi ini menyimpulkan bahwa transisi dari permukaan teroksidasi menuju ekosistem pelapisan digital terintegrasi sangat penting untuk manufaktur berkelanjutan. Investasi strategis pada peralatan pengamplasan presisi dan protokol pelapisan standar memberikan jalur yang layak bagi ekonomi sirkular.