Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media yang digunakan dalam proses belajar mengajar, di mana buku paket yang ada cenderung memuat gambar yang kurang menarik. Selain itu, beberapa peserta didik lebih menyukai metode pembelajaran interaktif, seperti bermain game edukatif atau menggunakan media berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup lembar validasi media, lembar validasi materi, lembar respons peserta didik, lembar respons guru, dan tes minat belajar. Media pembelajaran Articulate Storyline 3 dirancang menggunakan model pengembangan ADDIE dengan merujuk pada masukan dari validator media dan validator materi, sehingga dinyatakan layak untuk uji coba produk. Hasil pengembangan media pembelajaran untuk siswa kelas IV MI Darul Hikmah Induha menunjukkan bahwa media ini valid, layak, dan efektif. Hasil validasi media memperoleh skor 83,8% dengan kriteria "Baik", sementara hasil validasi materi memperoleh skor 96,5% dengan kriteria "Sangat Baik". Respons peserta didik terhadap media ini mencapai 76% dengan kualifikasi "Sangat Layak", dan respons guru mencapai 82,81% dengan kriteria "Sangat Efektif". Uji efektivitas berdasarkan tes minat belajar menunjukkan skor n-gain rata-rata 0,61 dengan kualifikasi "Sedang". Dengan demikian, media pembelajaran Articulate Storyline 3 dinyatakan efektif.
Copyrights © 2023