Kegagalan pasar merupakan kondisi ketika mekanisme harga tidak mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien maupun adil, sehingga tidak menghasilkan hasil yang diinginkan bagi masyarakat. Literatur ekonomi publik menunjukkan bahwa berbagai distorsi seperti eksternalitas, barang publik, persaingan tidak sempurna, pasar tidak lengkap, serta asimetri informasi menjadi penyebab utama munculnya kegagalan tersebut (). Kondisi ini sering memunculkan inefisiensi karena biaya dan manfaat suatu kegiatan tidak sepenuhnya tercermin dalam harga pasar, sehingga mendorong perlunya koreksi melalui kebijakan publik. Dalam konteks tersebut, pemerintah memiliki peran yang sangat penting untuk memulihkan kegagalan pasar melalui fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Pemerintah dapat menyediakan barang publik, menetapkan regulasi untuk mencegah praktik monopoli, mengatasi dampak eksternalitas, serta menjalankan kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi. Temuan dari dokumen lain juga mempertegas bahwa mekanisme pasar tidak dapat berjalan optimal tanpa aturan, pengawasan, serta campur tangan pemerintah untuk mencegah penyimpangan perilaku pelaku ekonomi dan memastikan tercapainya kesejahteraan sosial. Dalam perekonomian modern yang semakin kompleks, intervensi pemerintah menjadi semakin relevan untuk menjamin efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah bukan hanya sebagai korektor kegagalan pasar, tetapi juga sebagai stabilisator yang menjaga ketahanan ekonomi dan keberlangsungan pembangunan.
Copyrights © 2026