Akselerasi transformasi digital secara global telah menempatkan penguasaan teknologi informasi sebagai pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang kompetitif, terutama bagi generasi muda di lingkungan pendidikan non-formal dan lembaga sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada upaya strategis untuk menjembatani kesenjangan literasi digital melalui pelatihan dasar pengkodean (coding) dan pengenalan konsep basis data bagi santri di Yayasan Rumah Harapan Karawang. Mengingat urgensi kebutuhan talenta digital nasional yang diproyeksikan mencapai sembilan juta orang pada tahun 2030, intervensi edukatif pada tingkat akar rumput menjadi krusial. Metode pelaksanaan kegiatan ini mengadopsi pendekatan partisipatif dan interaktif, mencakup tahapan analisis kebutuhan, transfer pengetahuan melalui workshop teknis, hingga praktik mandiri yang berorientasi pada pemecahan masalah. Hasil evaluasi melalui analisis data statistik pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kognitif dan keterampilan psikomotorik peserta terhadap logika pemrograman dan struktur data. Selain aspek teknis, kegiatan ini berhasil memicu transformasi pola pikir santri dari pengguna teknologi yang konsumtif menjadi inovator yang produktif. Keberhasilan program ini menegaskan bahwa integrasi antara nilai-nilai pendidikan tradisional pesantren dengan kompetensi teknologi modern merupakan katalisator utama bagi kemandirian ekonomi dan penguatan ekosistem digital nasional di tengah dinamika Masyarakat 5.0.
Copyrights © 2026