Peristiwa meningkatnya perilaku intoleran di lingkungan sekolah menunjukkan masih lemahnya internalisasi nilai-nilai multikultural dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Kesenjangan ini menandakan bahwa pendekatan pembelajaran konvensional belum sepenuhnya efektif dalam membentuk karakter religius dan toleran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis multikultural sebagai strategi pilihan untuk mencegah perilaku intoleran dan menumbuhkan sikap inklusif di sekolah. Melalui studi kepustakaan terhadap berbagai penelitian relevan, ditemukan bahwa PjBL berorientasi multikultural mampu mengintegrasikan ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara komprehensif melalui aktivitas kolaboratif lintas budaya dan proyek sosial kontekstual. Secara teoretis, penelitian ini menambah wawasan kajian pendidikan karakter dan pendidikan multikultural dengan menawarkan pendekatan transformatif berbasis pengalaman dalam konteks PAI. Temuan menunjukkan bahwa penerapan PjBL tidak hanya meningkatkan empati dan kerja sama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moderasi beragama seperti keadilan, keseimbangan, dan perdamaian. Jadi, model PjBL berbasis multikultural berpotensi menjadi model pembelajaran efektif dalam membangun karakter peserta didik yang moderat dan toleran.
Copyrights © 2026