Latar Belakang: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengendalian persediaan bahan baku pada UMKM yang masih dilakukan secara konvensional tanpa perhitungan yang terstruktur, sehingga sering terjadi kelebihan atau kekurangan stok. Tujuan: Tujuan PKM ini adalah meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola persediaan bahan baku melalui penerapan metode Reorder Point (ROP). Metode: Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta pendampingan dalam menghitung kebutuhan persediaan optimal berdasarkan tingkat permintaan dan waktu tunggu (lead time). Selain itu, dilakukan pelatihan pencatatan sederhana untuk mendukung implementasi ROP. Hasil: Hasil PKM menunjukkan bahwa UMKM mampu menentukan titik pemesanan kembali secara lebih tepat, sehingga dapat mengurangi risiko kehabisan bahan baku dan menekan biaya penyimpanan. Penerapan metode ini juga meningkatkan kedisiplinan dalam pencatatan persediaan dan pengambilan keputusan berbasis data. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan metode ROP mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku pada UMKM secara sederhana dan aplikatif serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi sistem digital.
Copyrights © 2026