Latar Belakang: Rendahnya produktivitas tambak udang yang disebabkan oleh lemahnya manajemen budidaya, khususnya pada pengelolaan kualitas air, pakan, dan pengendalian penyakit, menjadi penyebab penurunan produktivitas panen di wilayah pesisir Situbondo. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petambak udang mengenai prinsip dan tahapan penerapan GAP di wilayah pesisir Situbondo. Metode: Pelaksanaan kegiatan dirancang secara partisipatif dan bertahap, meliputi persiapan, sosialisasi, penyuluhan, praktik lapang, serta evaluasi kegiatan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan pemahaman petambak terhadap konsep dan fungsi GAP, baik secara konseptual maupun teknis. Selain itu, respon mitra menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru, pengalaman praktis, serta memperkuat jejaring antara petambak dan akademisi. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik budidaya, serta berpotensi mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya udang di pesisir Situbondo.
Copyrights © 2026