Studi ini menganalisis efek fluktuasi tekanan pada kinerja pendingin udara (AC) sistem split menggunakan refrigeran R-410A. Masalah utama yang diselidiki adalah bagaimana tekanan operasi memengaruhi efek pendinginan dan koefisien kinerja (COP), serta efisiensi pendinginan sistem secara keseluruhan. Dalam metode eksperimen, tekanan refrigeran divariasikan menjadi 120, 130, 140, dan 150 psi. Data dikumpulkan pada setiap pengaturan tekanan selama satu jam dengan interval 10 menit. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan tekanan refrigeran secara bertahap menurunkan kerja kompresor dan efek pendinginan. Tekanan 150 psi menghasilkan kerja kompresor paling sedikit (26,98 kJ/kg) dan nilai COP tertinggi (5), yang menunjukkan operasi sistem pendingin udara yang paling efisien. Sebaliknya, tekanan 120 psi memberikan efek pendinginan terbesar (141,35 kJ/kg), tetapi dengan nilai COP yang lebih rendah. Singkatnya, pengaturan tekanan 150 psi memberikan kinerja pendingin udara yang paling efisien, meskipun kapasitas pendinginan maksimum dicapai pada 120 psi.
Copyrights © 2026