Seiring perkembangan media digital, mendorong instansi pemerintah untuk mengoptimalkan strategi komunikasi publik melalui media sosial. Dalam proses produksinya, keberhasilan penyampaian informasi tidak hanya ditentukan oleh aspek visual, tetapi juga oleh strategi manajemen produksi konten digital yang terstruktur. Humas Kementerian Agama Kota Surabaya memiliki peran penting dalam mengelola produksi konten digital seperti desain grafis dan video reels sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen produksi konten digital melalui studi kasus pada proses pembuatan desain dan reels. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi secara langsung, dokumentasi produksi, dan refleksi proses kerja selama proyek tersebut berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen produksi konten digital dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tahap pra-produksi meliputi perencanaan konsep konten, penentuan tema, serta penyusunan naskah dan caption. Tahap produksi mencakup pembuatan desain visual, pengambilan dan editing video reels. Tahap pasca-produksi dilakukan melalui evaluasi performa konten berdasarkan respons audiens dan tingkat engagement media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen produksi konten digital yang efektif mampu meningkatkan kualitas komunikasi publik serta memperkuat citra institusi di era digital.
Copyrights © 2026