Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknik editing J-Cut dan L-Cut dalam membangun kontinuitas naratif serta menciptakan transisi yang halus pada film dokumenter Panggung Wandu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis film, di mana data diperoleh melalui observasi terhadap adegan-adegan yang menunjukkan penggunaan kedua teknik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik J-Cut dan L-Cut berperan penting dalam menjaga keterhubungan antara elemen audio dan visual, sehingga mampu menciptakan alur yang mengalir dan tidak terasa terputus. Selain itu, penggunaan kedua teknik ini juga berkontribusi dalam membangun pengalaman menonton yang lebih halus serta menjaga keselarasan estetika dalam film. Dengan demikian, teknik editing tidak hanya berfungsi sebagai aspek teknis, tetapi juga sebagai strategi dalam membentuk kontinuitas naratif dan kualitas penyajian dalam film dokumenter.
Copyrights © 2026