Jurnal Pendekar Nusantara
Vol. 3 No. 3 (2026): MEI 2026

PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS)

Purwati, Kasih (Unknown)
Nindiasari, Mandiri (Unknown)
Andi Hamdjang, Martin (Unknown)
Faisal Reza, Mohd. (Unknown)
Rifki, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 May 2026

Abstract

Penyakit kronis merupakan tantangan utama dalam sistem kesehatan di indonesia, termasuk di kota batam. Penyakit kronis memerlukan penanganan jangka panjang, perubahan gaya hidup yang signifikan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis, di laksanakan di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif. Pendekatan partisifatif di lakukan dengan melibatkan langsung warga binaan prolanis serta pihak puskesmas kabil dalam setiap tahap kegiatan,sementara pendekatan edukatif di lakukan melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis ilmu kesehatan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian peserta dalam pengelolaan penyakit kronis. Selain itu pendekatan yang di gunakan juga bersifat promotif dan preventif, yaitu dengan mendorong gaya hidup sehat dan dan deteksi dini komplikasi melalui kegiatan seperti senam PROLANIS, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi gizi. Hasil dari pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan yaitu menambahnya wawasan dan pemahaman mengenai program pengelolaan penyakit kronis. Agar nantinya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memperoleh manfaat yang lebih besar maka diperlukan pendampingan yang lebih dalam kepada masyarakat sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran mengenai program pengelolaan penyakit kronis di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pendekar

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Health Professions Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Pendekar Nusantara diterbitkan oleh LPPM-Universitas Batam dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional, yang manuskripnya terutama dari hasil temuan ...