Perubahan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut siswa tidak hanya memiliki hard skill, tetapi juga soft skill seperti leadership, komunikasi, dan etika kerja. Namun, masih banyak siswa SMA/SMK yang belum memiliki kompetensi tersebut sehingga kesiapan kerja menjadi rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat soft skill siswa melalui model pelatihan berbasis experiential learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan interaktif melalui ceramah, diskusi, simulasi, dan role play. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 40,6% pada aspek leadership, komunikasi, dan etika kerja. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri, kerja sama tim, dan sikap profesional. Hasil ini menunjukkan bahwa experiential learning efektif dalam meningkatkan soft skill siswa dan penting dalam mempersiapkan kesiapan kerja.
Copyrights © 2026