JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 1 (2026)

Makna Filosofis Tradisi Bagatik Tulak Bala Pada Masyarakat Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman

Aprila, Yoli (Unknown)
Hendri, Novi (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna filosofis tradisi bagatik tulak bala pada masyarakat Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan pendekatan filosofis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagatik tulak bala merupakan tradisi keagamaan yang dilaksanakan sekali dalam setahun sebagai ikhtiar kolektif untuk menolak bala atau bahaya melalui zikir bersama yang dipimpin oleh ulama dan berkaitan dengan amalan tarekat Syattariyah. Prosesi tradisi ini meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penutupan. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat berzikir sambil berarak keliling kampung dengan membawa obor dan diiringi gandang tasa. Simbol-simbol yang digunakan, seperti daun-daunan, jeruk nipis, kemenyan, obor, gandang tasa, dan sedekah, mengandung makna filosofis berupa perlindungan, penyucian, keseimbangan spiritual, dan kebersamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi bagatik tulak bala bukan hanya ritual adat, tetapi juga media pewarisan nilai religius, sosial, dan budaya yang berfungsi menjaga keselamatan serta keharmonisan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...