Permasalahan rendahnya hasil belajar gerak dasar tari serta kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran seni tari masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar tari melalui penerapan metode tutor sebaya pada siswa Kelas VIII.2 SMP Muhammadiyah 6 Padang. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi, melibatkan 32 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes praktik gerak dasar tari, serta dianalisis menggunakan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar siswa, ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 59% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Selain itu, metode tutor sebaya juga meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran seni tari yang lebih efektif dan berpusat pada siswa. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya penerapan metode tutor sebaya dalam meningkatkan hasil belajar gerak dasar tari serta mendorong guru untuk mengimplementasikan pembelajaran yang lebih partisipatif. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi praktis bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni tari serta membuka peluang penelitian lanjutan terkait penerapan metode tutor sebaya pada konteks pembelajaran lainnya.
Copyrights © 2026