Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari di SMP Negeri 42 Padang, khususnya dalam pembelajaran Tari Pasambahan Kreasi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti melakukan enak kali pertemuan pengamatan terhadap proses latihan yang dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 14:00-15:30 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni tari telah melalui tahap perencanaan dan penyusunan program oleh pembina. Proses pembelajaran meliputi kegiatan pemanasan, penyampaian materi, latihan gerak secara bertahap (into, inti, dan penutup), penggunan iringan musik, penerapan pola lantai, hingga gladi bersih. Metode yang digunakan antara lain metode ceramah, demonstrasi, dan peniruan gerak. Evaluasi dilakukan pada setiap akhir pertemuan dengan meminta siswa menampilkan hasil latihan di depan pembina. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala, seperti kurang konsistennya pendampingan karena pembina memiliki tugas lain di sekolah. Meskipun demikian, ekstrakurikuler seni tari tetap berjalan dengan baik dan menunjukkan perkembangan keterampilan siswa dalam menarikan Tari Pasambahan Kreasi. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah dapat menghadirkan pelatih tari yang komponen dari luar sekolah guna meningkatkan kualitas, konsistensi, dan optimalisasi ekstrakurikuler seni tari.
Copyrights © 2026