Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara ayat-ayat Al-Qur'an dengan ilmu meteorologi modern dalam menjelaskan proses pembentukan awan, pergerakan awan, dan turunnya hujan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan tafsir ilmi serta analisis tematik terhadap ayat-ayat kauniyah, seperti QS. Ar-Rum: 48, QS. An-Nur: 43, dan QS. Al-A’raf: 57. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep meteorologi kontemporer, seperti evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, memiliki keselarasan dengan deskripsi Al-Qur'an mengenai pergerakan awan oleh angin serta proses penggumpalan awan hingga turunnya hujan. Fenomena tersebut dipahami sebagai bagian dari sunnatullah, sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah. Oleh karena itu, integrasi antara sains dan tafsir memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bahwa hujan bukan hanya fenomena alam, tetapi juga merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah.
Copyrights © 2026