Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa SMP dalam menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Masalah ini dilihat dari segi literasi numerasi dan implikasinya terhadap penerapan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui kajian jurnal ilmiah yang relevan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari jurnal nasional yang membahas miskonsepsi siswa, literasi numerasi, dan penerapan PBL dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa dalam materi SPLDV masih relatif tinggi, terutama dalam menyelesaikan soal cerita. Hal ini meliputi kesalahan dalam memahami konsep variabel, kesulitan dalam menerjemahkan masalah ke dalam model matematika, dan kesalahan dalam menerapkan metode penyelesaian. Kemampuan pemecahan masalah siswa juga belum optimal. Miskonsepsi ini dipengaruhi oleh literasi numerasi yang rendah dan proses pembelajaran yang kurang inovatif. Oleh karena itu, pendekatan PBL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah.
Copyrights © 2026