Penelitian ini meneliti tingkat penerimaan pengguna terhadap media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui penggunaan model Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar analisis di SMKN 4 Kendari. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 86 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner yang disusun dengan skala Likert 5 poin. Setelah itu, mereka dianalisis dalam dua tahap: analisis deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan analisis inferensial menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) yang diproses melalui aplikasi SmartPLS versi 4. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa semua variabel TAM berada dalam kategori sangat tinggi; Perceived Ease of Use (PEOU) sebesar 4,14, Perceived Usefulness (PU) sebesar 4,11, Attitude Toward Using (ATU) sebesar 4,09, dan Behavioral Intention to Use (BIU) sebesar 4,15. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa siswa SMKN 4 Kendari sangat menyukai media pembelajaran berbasis AR. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel PEOU memberikan dampak yang positif dan signifikan baik pada PU maupun ATU. Selanjutnya, PU memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap ATU, sementara ATU turut berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap BIU. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa model TAM relevan untuk menjelaskan penerimaan teknologi pembelajaran. Oleh karena itu, media ini harus terus dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran interaktif yang dapat menarik minat dan pemahaman siswa.
Copyrights © 2026