Penyakit Jamur Akar Putih (JAP) merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman karet yang disebabkan oleh jamur patogen Rigidoporus microporus. Penyakit ini menyerang sistem perakaran sehingga mengganggu penyerapan air dan unsur hara, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan produktivitas bahkan kematian tanaman. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji penyebab, dampak, serta metode pengendalian penyakit Jamur Akar Putih pada tanaman karet. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebaran penyakit dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, keberadaan sumber inokulum di dalam tanah, serta praktik budidaya yang kurang tepat. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan hasil lateks secara signifikan dan kerugian ekonomi bagi petani. Upaya pengendalian dapat dilakukan melalui pendekatan terpadu, meliputi penggunaan bahan tanam tahan, sanitasi lahan, pengendalian hayati menggunakan agen antagonis, serta aplikasi fungisida secara tepat. Dengan penerapan strategi pengendalian yang efektif dan berkelanjutan, diharapkan penyebaran penyakit ini dapat diminimalkan sehingga produktivitas tanaman karet tetap terjaga.
Copyrights © 2026