Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kompetensi murid dalam melakukan praktik tenis meja dengan mengacu pada standar instrumen kemahiran dasar. Riset ini menerapkan metodologideskrriptif kuantitatif, dimana perolehan datanya dilakukan lewat instrumen penilaian uji praktik yang terdiri dari 10 indikator penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu memenuhi 7 dari 10 indikator yang dinilai. Persentase pencapaian yang diperoleh adalah 70%, yang termasuk dalam kategori cukup. Indikator yang telah tercapain meliputi kemampuan melakukan servis sesuai aturan, melakukan pukulan sesuai teknik, serta menunjukkan koordinasi tangan dan mata yang baik sementara itu, beberapa indikator yang belum tercapaian meunjukkan bahwa siswa masih perlu meingkatkan penguasaan teknik dasar tertentu dalam permainan tenis meja. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kemahiran peserta didik dalam mempraktikan tenis meja tergolong dalam kriteria memadai dan masih memerlukan peningkatan melalui latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026