Sementara banyak siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata bahasa Inggris, yang lain mampu meningkat ketika mereka terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran yang bermakna. Memahami bagaimana pendekatan pembelajaran yang efektif dapat mendukung perkembangan kosakata siswa sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar. Namun, penelitian mengenai efektivitas Task-Based Learning (TBL) dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa, khususnya dalam konteks pendidikan vokasi, masih terbatas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Task-Based Learning terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa di SMK Pembina Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuantitatif yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dari 40 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 80,00 menjadi 91,25, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 77,50 menjadi 86,50. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,008 (< 0,05), yang berarti bahwa Task-Based Learning memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Task-Based Learning dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa, memfasilitasi pengalaman belajar yang bermakna, serta mendukung penguasaan kosakata dalam konteks kehidupan nyata. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa, khususnya dalam konteks pendidikan vokasi.
Copyrights © 2026