JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 1 (2026)

Sosialisasi Penghitungan HPP dan Penerapan Digital Marketing untuk Produk Rumahan bagi Pencari Suaka dan Pengungsi di Kecamatan Cisarua (Berkolaborasi dengan Jrs Indonesia)

Simbolon, Netty Laura (Unknown)
Tarigan, Arya Gina (Unknown)
Pardede, Mazmur (Unknown)
Sinulingga, Dhea Ananda Putri Br (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2026

Abstract

Salah satu wilayah yang menjadi pusat komunitas pengungsi adalah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Meskipun Indonesia belum meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951, keberadaan para pengungsi tersebut merupakan realitas sosial yang tidak terpisahkan dari dinamika masyarakat lokal. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Jesuit Refugee Service (JRS) Indonesia, sebuah organisasi kemanusiaan yang secara konsisten melakukan pendampingan, pelayanan, dan pembelaan hak-hak pencari suaka dan pengungsi di Indonesia. JRS Indonesia memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi komunitas pengungsi, termasuk melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kapasitas individu. Kolaborasi ini memungkinkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan secara tepat sasaran, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata komunitas dampingan. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan sosial antara masyarakat lokal dan pengungsi, meningkatkan interaksi positif, serta menciptakan manfaat bersama. Pada akhirnya, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kemandirian ekonomi pencari suaka dan pengungsi, tetapi juga mendukung terbentuknya lingkungan sosial yang lebih inklusif, toleran, dan berdaya di Kecamatan Cisarua.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...