Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pemerintah dan kebijakan suku bunga terhadap keseimbangan ekonomi makro di Indonesia. Stabilitas makroekonomi merupakan prasyarat utama pembangunan berkelanjutan yang diukur melalui indikator inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan analisis data empiris periode 2023-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa belanja pemerintah, terutama pada sektor infrastruktur dan bantuan sosial, memberikan efek multiplier yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penurunan tingkat pengangguran. Sementara itu, kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) terbukti efektif dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Kesimpulannya, sinergi yang harmonis antara kebijakan fiskal dan moneter melalui koordinasi lintas otoritas sangat esensial untuk memitigasi risiko global serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan stabil di masa depan.
Copyrights © 2026